Pertolongan Pertama Obat Alergi Udang

0 Comments

Ketika Anda mengalami kekambuhan alergi udang, Anda harus mengambil tindakan pertolongan pertama.

Obat alergi udang sering digunakan untuk mengobati respons alergi yang terjadi 3 Obat Alergi Udang untuk Pertolongan Pertama Saat Kambuh - Artikel | RRI  Padang |setelah mengonsumsi udang atau mengonsumsi hidangan berbahan dasar laut yang mengandung udang. Di antara jenis alergi makanan yang paling sering, ini adalah salah satu yang paling parah.

Respon alergi udang paling sering terjadi ketika orang yang memiliki alergi udang mengkonsumsi udang secara langsung atau mengkonsumsi makanan yang mengandung udang.

Jika Kambuh, Ini 3 Obat Alergi Udang yang Harus Segera Dicoba

Namun, dalam beberapa kasus, reaksi alergi dapat terjadi ketika seseorang mengkonsumsi makanan yang telah diproses menggunakan peralatan yang sebelumnya telah digunakan untuk mengolah udang.

Obat alergi udang dapat digunakan untuk mengobati dan mencegah gejala alergi udang. Namun demikian, sangat penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari kembalinya gejala alergi udang.

Reaksi Alergi terhadap Udang
Respon imunologis yang berlebihan terhadap protein atau bahan kimia tertentu dalam udang, seperti tropomiosin, ciguatera, atau saxitoxin, mengakibatkan penderita alergi mengalami respons berlebihan terhadap sistem kekebalannya.

Ketika tubuh pasien terkena udang atau senyawa tersebut, sistem kekebalan tubuh merespon dengan memproduksi histamin, yang mengakibatkan reaksi alergi pada pasien.

Reaksi alergi dapat memanifestasikan dirinya dalam berbagai cara, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Ada berbagai gejala yang mungkin muncul dalam kasus alergi ringan dan sedang, termasuk:

Benjolan gatal pada kulit atau gatal-gatal adalah tanda-tanda ruam kulit.
Pembengkakan pada bibir, lidah, atau bagian wajah lainnya
Sembelit atau kram di perut
Muntah atau mual adalah efek samping umum dari kemoterapi.
Diare
Mungkin saja gejala alergi udang ini segera muncul dan bertahan selama berjam-jam bahkan beberapa hari.

Sementara itu, reaksi alergi udang yang parah dapat menyebabkan syok anafilaksis, yang berpotensi mengancam jiwa. Sindrom gangguan pernapasan akut dapat menyebabkan sesak napas, penurunan tekanan darah, kulit pucat dan kebiruan, pingsan, dan bahkan koma pada kasus yang parah.

Aneka Obat Anti Alergi Udang
Tingkat reaksi alergi yang muncul dalam tubuh dapat digunakan untuk membedakan berbagai jenis pengobatan alergi udang. Berikut ini adalah contoh obat yang dapat digunakan untuk meringankan gejala alergi udang:

Antihistamin adalah garis pertahanan pertama melawan alergi.
Antihistamin bekerja dengan cara menurunkan jumlah histamin yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh akibat alergi udang. Obat ini biasanya diresepkan untuk pengobatan kasus alergi udang ringan hingga berat.

Resep dokter diperlukan untuk menerima obat ini, namun obat ini juga tersedia tanpa resep. Alergi ringan dapat diobati dengan obat alergi yang dijual bebas, yang tersedia di apotek mana pun.

Sebaliknya, jika gejala alergi yang terjadi parah atau sering kambuh, Anda mungkin perlu mengonsumsi antihistamin sesuai resep dokter, seperti cetirizine, loratadine, dan fexofenadine, untuk meredakan gejalanya.

2. Kortikosteroid adalah jenis obat yang digunakan untuk mengobati peradangan.
Ketika datang ke reaksi alergi, kortikosteroid biasanya dicadangkan untuk pengobatan reaksi inflamasi yang parah. Mereka biasanya tidak disediakan untuk pengobatan reaksi alergi ringan. Obat ini tidak diindikasikan untuk penggunaan bebas dan hanya boleh digunakan di bawah pengawasan dokter bila diresepkan.

Kortikosteroid, jika dikonsumsi sembarangan atau melebihi jumlah yang disarankan, dapat menyebabkan berbagai efek samping negatif, termasuk kerusakan ginjal dan hati, sindrom Cushing, dan sistem kekebalan yang melemah.

3. Neurotransmitter epinefrin
Ketika seseorang memiliki respons alergi yang parah terhadap udang, mereka dapat diobati dengan obat injeksi yang disebut epinefrin atau adrenalin. Hanya dalam situasi alergi udang yang parah, yang mengakibatkan syok anafilaksis, obat alergi ini harus digunakan.

Setelah pemberian obat ini, penderita alergi biasanya akan dirawat di rumah sakit atau klinik selama berjam-jam sampai gejala alerginya hilang sama sekali.

Langkah-Langkah Mencegah Alergi Udang
Selain mengonsumsi obat alergi udang, ada sejumlah tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk memastikan alergi udang tidak kembali. Ini termasuk yang berikut:

Hindari mengkonsumsi udang atau jenis makanan laut lainnya.
Menurut beberapa penelitian, strategi paling efektif untuk mencegah kambuhnya alergi udang adalah dengan berhenti makan udang atau jenis makanan laut lainnya, seperti cumi-cumi, kepiting, atau lobster, sama sekali. Hal ini juga berupaya untuk mencegah kontaminasi yang disebabkan oleh penggunaan peralatan memasak yang sama beberapa kali.

Baca label makanan sebelum Anda memakannya untuk membiasakan diri melakukannya.

Selain meminimalkan makan udang, Anda harus lebih berhati-hati saat membaca label makanan yang Anda konsumsi, terutama makanan kemasan. Periksa apakah hidangan tidak mengandung udang untuk memastikan aman untuk dikonsumsi.

Hindari terkena bau udang dari restoran tempat Anda akan makan.
Disarankan agar Anda menghindari makan di tempat makan di mana udang mentah atau makanan laut diproses di tempat terbuka, seperti restoran panggangan atau panggangan. Karena paparan bau udang dapat menyebabkan alergi udang Anda kembali, penting untuk menghindari paparan bila memungkinkan.

Anda harus lebih berhati-hati saat mengonsumsi makanan dan bepergian ke suatu tempat agar tidak terulang kembali alergi udang di kemudian hari. Segera kunjungi dokter jika gejala Anda tidak membaik setelah minum obat alergi udang. Anda mungkin memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

 

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published.