Olahraga dan Kebutuhan Air Yang Cukup

0 Comments

Saat berolahraga, sangat penting untuk minum cukup air agar tetap terhidrasi.

Pentingnya menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum cukup air saat Cukupi Kebutuhan Air Saat Berolahraga | Bersama Mediaberolahraga tidak dapat dilebih-lebihkan. Alasan untuk ini adalah bahwa asupan cairan memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja, keamanan, dan kenyamanan selama aktivitas fisik.

Saat berolahraga, jumlah air yang dibutuhkan oleh setiap individu bisa berbeda-beda. Ini tergantung pada berbagai faktor, termasuk usia, jenis kelamin, berat badan, status kesehatan, dan jenis aktivitas yang Anda lakukan.

Saat berolahraga, sangat penting untuk mengonsumsi air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Saat berolahraga, sangat penting untuk minum cukup air agar tetap terhidrasi.
Berkeringat adalah cara alami bagi tubuh Anda untuk kehilangan cairan saat berolahraga. Anda bisa mengalami dehidrasi jika konsumsi natrium Anda tidak diimbangi dengan asupan air yang tepat.

Gangguan pada kinerja fisik kita hanya disebabkan oleh hilangnya 2 persen cairan tubuh. Ketika Anda berolahraga dalam tubuh yang dehidrasi, Anda lebih mungkin mengalami kelelahan, kram otot, pusing, jantung berdebar, suhu tubuh meningkat, dan sulit berkonsentrasi, serta gejala lainnya.

Sebaliknya, tubuh yang terhidrasi dengan baik sebelum, selama, dan setelah berolahraga akan bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental serta tingkat kebugaran. Alasannya adalah ketika kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, kinerja berbagai sistem dalam tubuh seperti kontrol suhu tubuh, sirkulasi darah, kerja otot, dan suasana hati akan meningkat.

Hasilnya, Anda akan dapat berolahraga dengan benar sekaligus memaksimalkan hasil yang Anda peroleh.

Penting untuk mengkonsumsi jumlah air yang tepat saat berolahraga.
Terlepas dari kenyataan bahwa kebutuhan cairan setiap orang adalah unik, ada beberapa saran umum untuk jumlah air yang harus dikonsumsi sebelum, selama, dan setelah berolahraga, yaitu sebagai berikut:

Minum banyak cairan sebelum berolahraga. Berikut adalah beberapa saran tentang apa yang harus diminum sebelum berolahraga:

500-600mL (sekitar 2 hingga 3 cangkir): 4 jam sebelum acara
250-350mL (12 cangkir): 250-350mL (12 cangkir): sepuluh hingga lima belas menit sebelumnya
Saat Anda berolahraga,
Olahraga mengharuskan Anda mengonsumsi 100–250mL (1/2–1 gelas) air setiap 15-20 menit, menurut American Heart Association.

Anda mungkin perlu mengonsumsi lebih banyak cairan daripada jumlah yang disebutkan di atas jika Anda banyak berkeringat saat berolahraga atau jika Anda berolahraga di luar dalam cuaca panas, misalnya.

Setelah berolahraga, disarankan agar Anda menimbang diri sebelum dan sesudah aktivitas untuk menentukan berapa banyak air yang perlu Anda makan untuk mengisi kembali berat badan yang hilang karena kehilangan cairan tubuh daripada lemak.

Diperlukan untuk mengisi kembali setiap 0,5 kg berat badan yang hilang akibat olahraga dengan mengonsumsi tiga gelas air (600-700 ml) setiap jam.

Cara Menjaga Tubuh Anda Terhidrasi Saat Berolahraga
Selain air, kebutuhan cairan tubuh dapat dipenuhi dengan mengonsumsi berbagai minuman lain, seperti susu, teh, kopi, atau soda, antara lain. Namun, karena biasanya mengandung kalori dan gula yang tinggi, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman ini dalam jumlah banyak.

Selain itu, kafein banyak ditemukan pada minuman seperti teh, kopi, dan minuman energi yang bersifat diuretik. Dampak ini dapat menyebabkan Anda lebih sering buang air kecil. Jika tidak diimbangi dengan konsumsi air yang cukup, kondisi ini berpotensi menyebabkan dehidrasi.

Karena air mineral dapat menghidrasi tubuh tanpa mensuplai kalori atau gula, maka dianjurkan untuk minum air mineral saat berolahraga. Selain itu, minum air mineral dapat membantu mengisi kembali elektrolit yang hilang dari tubuh akibat keringat berlebih.

Karena itu, penting untuk dicatat bahwa memilih air mineral yang aman untuk digunakan tidak boleh dilakukan berdasarkan preferensi pribadi. Ada beberapa parameter yang harus diperhatikan, antara lain sebagai berikut:

Air tidak berasa, tidak berwarna, dan tidak berbau, dan tidak mengandung senyawa berbahaya (kecuali telah tercemar).
Sumber-sumber air dijaga untuk menjamin bahwa air tersebut bebas dari pencemaran dan terjaga kualitasnya.
Kandungan mineralnya tetap terjaga.
BPOM telah memastikan bahwa proses tersebut dilakukan sesuai dengan standar kesehatan yang telah menjalani pemeriksaan kualitas yang ketat dan disetujui oleh BPOM.
Memeriksa warna urin Anda dapat membantu Anda menentukan apakah kebutuhan hidrasi Anda terpenuhi secara memadai atau tidak. Jika warna urin Anda tidak berwarna atau kuning muda, itu menunjukkan bahwa Anda masih cukup terhidrasi.

Atau, jika urin Anda berwarna kuning tua, ini bisa menunjukkan bahwa Anda mengalami dehidrasi parah. Penting untuk mewaspadai tanda dan gejala dehidrasi ekstrem, seperti pusing, lemas, dan keinginan kuat untuk minum, yang dapat menyebabkan kelainan sistem organ yang memerlukan intervensi medis darurat.

Jika Anda mengalami gejala dehidrasi parah, Anda harus segera mencari bantuan medis. Selain itu, jika Anda masih memiliki masalah tentang cara minum cukup air saat berolahraga atau jumlah air yang dibutuhkan berdasarkan kondisi dan kebutuhan spesifik Anda, Anda dapat mengunjungi dokter.

 

 

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published.