Mengenal Molnupiravir, obat COVID-19 baru

0 Comments

Pelajari tentang Molnupiravir, pilihan pengobatan COVID-19 yang baru.

Ini sedang dieksplorasi karena kemampuannya untuk mengobati COVID-19. Molnupiravir Digadang-gadang sebagai Obat COVID-19, Satgas Tunggu Uji  Klinis BPOM - Ragam Bola.comMolnupiravir adalah obat antivirus baru yang sedang dikembangkan. Sejauh ini, penelitian telah mengungkapkan bahwa molnupiravir memiliki kemanjuran yang cukup baik dalam mengobati COVID-19 sementara juga memiliki efek samping yang relatif rendah.

Universitas Emory di Amerika Serikat adalah yang pertama menemukan molnupiravir, yang awalnya digunakan untuk mengobati influenza. Namun, efisiensi dan keamanan molnupiravir sebagai pengobatan COVID-19 yang disebabkan oleh infeksi virus Corona, kini sedang diselidiki.

Pelajari tentang Molnupiravir, pilihan pengobatan COVID-19 yang baru.

Karena masih dalam tahap uji klinis, obat molnupiravir belum memiliki izin penggunaan darurat, dan baik FDA maupun BPOM belum mengeluarkan izin resmi penggunaannya. Selain itu, obat ini saat ini belum tersedia di Indonesia.

Tindakan obat Molnupiravir dalam pengobatan COVID-19
COVID-19 sekarang sedang diobati dengan obat antivirus favipiravir dan remdesivir, yang keduanya efektif dalam mencegah virus agar tidak aktif kembali. Pasien yang dirawat di rumah sakit dengan gejala berat atau gejala ringan-sedang yang memiliki riwayat kondisi penyerta tetap memenuhi syarat untuk pengobatan dengan obat-obatan ini.

Sementara ini terjadi, molnupiravir adalah obat antivirus baru yang telah dibuat khusus untuk pengobatan pasien COVID-19 ringan hingga sedang.

Obat ini dikembangkan untuk mengurangi tingkat keparahan COVID-19 dan untuk menghindari konsekuensinya, serta untuk membatasi bahaya penularan virus Corona ke orang lain.

Molnuporavir bekerja dengan mengganggu kerja enzim RNA virus Corona, yang memungkinkannya menghambat kemampuan virus untuk bereplikasi dan bereproduksi. Setelah itu, virus Corona akan disingkirkan oleh sistem kekebalan tubuh pasien hingga mati total oleh sistem kekebalan tubuh.

Hasilnya, molnupiravir diyakini efisien dalam mengurangi jumlah virus yang ada di tubuh pasien COVID-19 sekaligus memperbaiki kondisi pasien.

Hasil uji klinis Molnupiravir untuk COVID-19 telah dirilis.
Suatu obat atau vaksin baru harus dievaluasi melalui uji klinis bertahap, yaitu uji klinis fase I, fase II, dan fase III, sebelum dapat dinyatakan praktis dan aman untuk digunakan dalam pencegahan atau pengobatan penyakit tertentu. Molnupiravir juga merupakan obat antivirus.

Sesuai dengan temuan uji klinis fase I dan fase II, molnupiravir aman dan efektif dalam menurunkan jumlah virus Corona yang ada pada individu dengan COVID-19 ringan.

Lebih lanjut, hasil awal studi klinis fase III mengungkapkan bahwa molnupiravir juga mampu mengurangi kebutuhan rawat inap serta risiko kematian sekitar 50%, terutama pada pasien dengan infeksi COVID-19 ringan hingga sedang, menurut para peneliti. Juga tidak ada laporan tentang efek negatif utama yang terkait dengan obat ini.

Karena hasil penelitian klinis yang diperoleh sejauh ini cukup positif, molnupiravir dianggap memiliki potensi tinggi untuk diterapkan dalam pengobatan penyakit COVID-19 karena hasil positif yang diperoleh sejauh ini dalam penelitian klinis.

Bukti yang lebih rinci, di sisi lain, masih diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan obat ini. Akibatnya, molnupiravir saat ini sedang diuji dalam uji klinis fase III saat ini.

Pengembangan obat antivirus baru, seperti molnupiravir, merupakan langkah penting dalam menanggapi pandemi COVID-19, menurut para ahli.

Menjaga pola hidup sehat antara lain dengan mengikuti protokol kesehatan, seperti sering mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer, memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak aman dengan orang lain, menghindari kerumunan orang banyak, dan menghindari keramaian. vaksin COVID-19 (jika tersedia).

Jika Anda masih memiliki pertanyaan tentang pengobatan COVID-19, termasuk tentang obat molnupiravir untuk COVID-19, Anda dapat berbicara langsung dengan dokter menggunakan fitur obrolan aplikasi Android. Selain itu, Anda dapat menjadwalkan janji temu dengan dokter di rumah sakit menggunakan program ini.

 

 

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published.