Manfaat dari Social Bubble

0 Comments

Pelajari tentang Gelembung Sosial dan Keuntungan yang diberikannya.

Sebagai akibat dari pandemi COVID-19 saat ini, istilah “gelembung sosial” cukup Social Bubble, Lingkaran Interaksi Terdekat Saat Pandemi COVID-19banyak dibicarakan. Pasalnya, hal itu dianggap sebagai salah satu upaya yang dilakukan agar tetap tenang dalam menghadapi wabah saat ini. Apa sebenarnya gelembung sosial itu, dan bagaimana ia memanifestasikan dirinya? Lihat artikel berikut untuk informasi lebih lanjut.

Ini disebut sebagai “gelembung sosial” ketika sekelompok orang setuju untuk membatasi keterlibatan sosial mereka. Selain disebut sebagai gelembung sosial, fenomena ini juga disebut sebagai quaranteams atau pod, di antara istilah lainnya. Ada kemungkinan bahwa grup ini akan mencakup anggota keluarga, teman, atau rekan kerja.

Pelajari tentang Gelembung Sosial dan Keuntungan yang diberikannya.

Peserta dalam gelembung sosial umumnya berkomitmen untuk mematuhi protokol kesehatan, untuk konsisten dalam perilaku mereka, dan untuk tidak menerima anggota baru secara acak ke dalam komunitas mereka.

Ada banyak keuntungan berada dalam gelembung sosial.
Ada berbagai keuntungan untuk membangun gelembung sosial, yang paling menonjol adalah sebagai berikut:

1. Kurangi tingkat ketegangan dan kekhawatiran Anda.
Terbukti bahwa pandemi COVID-19 telah menyebabkan banyak orang mengalami perasaan depresi, khawatir, dan cemas. Akan berdampak buruk bagi kesehatan mental seseorang jika tidak diatur. Untungnya, gelembung sosial dapat menjadi alat yang berguna untuk mengatasi masalah ini.

Karena sama-sama mematuhi norma kesehatan yang ada, orang-orang di gelembung sosial dapat berkomunikasi langsung satu sama lain, termasuk melakukan kontak fisik dengan cara yang aman. Menurut penelitian, menerima sentuhan fisik dapat membantu menghilangkan stres dan kecemasan sekaligus membantu mencegah terjadinya depresi.

Selain itu, setiap anggota gelembung sosial memiliki kesempatan untuk berbagi cerita, mengungkapkan kecemasan, dan mendapat manfaat dari jaringan dukungan yang kuat.

2. Mengatasi perasaan kesepian
Karena pembatasan yang ditempatkan pada hubungan sosial selama epidemi ini, jumlah waktu yang dihabiskan untuk berinteraksi dengan orang lain telah berkurang. Kesepian sering dialami sebagai akibat dari ini. Untuk memerangi kesepian, salah satu cara yang bisa digunakan adalah dengan menciptakan gelembung sosial.

Karena Anda masih dapat berinteraksi dan terhubung dengan orang lain sambil membangun gelembung sosial, Anda tidak perlu khawatir terkena virus Corona. Anda dapat menghilangkan sensasi kesepian yang mungkin Anda alami dengan cara ini.

3. Mencegah penularan virus Corona ke orang lain.
Gelembung sosial bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik, dan juga efektif dalam membatasi penyebaran virus Corona. Jika setiap anggota kelompok gigih dan tegas dalam mematuhi peraturan kesehatan dan membatasi pertemuan sosial dengan orang di luar kelompok, ini akan membantu dalam pencegahan penyebaran COVID-19 di antara orang lain.

Hal ini juga telah dibuktikan melalui penelitian. Menurut temuan penelitian, gelembung sosial yang dijalankan dengan benar memberikan kontribusi yang cukup signifikan untuk meminimalkan risiko penularan COVID-19 untuk menjamin penyelidikan lebih lanjut.

Ini adalah contoh cara membuat gelembung sosial.
Pertama dan terpenting, Anda harus memilih siapa yang akan dimasukkan dalam gelembung sosial Anda sebelum Anda dapat mulai membangunnya. Pastikan bahwa orang-orang di lingkaran sosial Anda adalah orang-orang yang Anda yakini sepenuhnya.

Setelah Anda membuat tekad itu, ada beberapa pertimbangan penting yang perlu diingat saat membangun gelembung sosial:

Jelaskan secara rinci bagaimana dan mengapa gelembung sosial dibuat.
Batasi jumlah orang yang meninggalkan rumah dan pastikan mereka hanya pergi untuk alasan yang sangat penting.
Untuk memastikan komitmen, pastikan bahwa setiap anggota terus membatasi keterlibatan dengan orang-orang di luar lingkaran sosial, misalnya dengan menolak untuk berkumpul atau makan bersama orang lain. Tujuannya adalah untuk menjaga semua anggota gelembung sosial yang tetap di rumah tetap aman dan terlindungi.
Evaluasi setiap anggota keluarga yang meninggalkan rumah. Pastikan bahwa mereka mengikuti semua praktik yang berhubungan dengan kesehatan setiap saat.
Ya, jika salah satu anggota lingkaran sosial menunjukkan gejala COVID-19, perlu segera berkomunikasi dengan anggota lainnya. Jika ada anggota yang dinyatakan positif COVID-19, disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama kurang lebih 14 hari untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Dalam situasi yang tepat, gelembung sosial dapat menjadi metode yang berguna untuk mencegah penularan COVID-19 sekaligus menjaga kesehatan mental. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang gelembung sosial, jangan ragu untuk berbicara dengan psikolog atau psikiater untuk panduan lebih lanjut.

 

 

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published.