Ketahui Pantangan ibu menyusui

0 Comments

Ibu menyusui harus menyadari beberapa pantangan penting.

Bukan hanya wanita hamil yang menjadi sasaran tabu; ibu menyusui juga Pahami Lebih Jauh Pantangan Makanan Ibu Menyusui | Prenagendemikian. Hal ini penting diperhatikan karena stigma seputar ibu menyusui berkaitan dengan air susu ibu (ASI) dan berdampak pada bayi.

 

Demikian pula, ibu menyusui harus memperhatikan asupan nutrisinya saat hamil. Tidak hanya makanan tertentu yang harus dihindari, tetapi sejumlah hal lain juga harus dihindari agar menyusui dapat berjalan dengan lancar.

Ibu menyusui harus menyadari beberapa pantangan penting.

Ibu yang Menyusui Harus Dihindari
Beberapa pantangan bagi ibu menyusui sebaiknya dipatuhi dan dihindari sebisa mungkin, antara lain sebagai berikut:

Rokok adalah nomor satu dalam daftar.

Merokok tidak dianjurkan untuk wanita menyusui karena dapat membuat bayi terpapar nikotin. Nikotin dapat masuk ke dalam ASI tidak hanya sebagai akibat dari asap yang dikeluarkan, tetapi juga sebagai akibat dari faktor lain.

Bayi yang terpapar asap rokok mungkin menderita berbagai masalah kesehatan, termasuk sindrom kematian bayi mendadak, penyakit pernapasan, dan kelainan pertumbuhan dan perkembangan.

Keracunan nikotin, yang memanifestasikan dirinya dalam bentuk muntah, tinja berwarna abu-abu, detak jantung yang meningkat, dan masalah tidur, juga dapat mempengaruhi bayi dan anak-anak. Merokok juga dapat menyebabkan penurunan jumlah susu yang diproduksi.

2. minuman beralkohol

Konsumsi minuman beralkohol oleh ibu menyusui dapat mengakibatkan masuknya racun tersebut ke dalam ASI yang diberikan kepada bayi. Bayi yang lahir dari ibu yang terbiasa mengonsumsi minuman beralkohol dapat mengalami kelainan perkembangan dan sistem saraf, gangguan tidur, dan kesulitan menambah berat badan.

Penelitian lebih lanjut telah mengungkapkan bahwa bir dapat mengurangi produksi ASI karena menghambat respons let down ketika bayi mengisap puting susu, yang dapat mengakibatkan pengurangan pasokan ASI secara terus-menerus dari waktu ke waktu.

Jika masih ingin mengonsumsi alkohol, ibu baru bisa menyusui setelah sekitar dua jam minum minuman beralkohol. Meskipun demikian, akan lebih aman jika ibu menyusui menghindari minuman beralkohol sepenuhnya jika memungkinkan.

Ikan dengan kadar merkuri tinggi adalah nomor tiga.

Terlepas dari kenyataan bahwa ikan memiliki nilai gizi yang tinggi, hampir semua ikan mengandung merkuri. Polutan ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia karena bersifat racun bagi sistem saraf tubuh.

Predator pada spesies laut lainnya, terutama ikan kecil yang membawa merkuri, adalah ikan yang berada di puncak rantai makanan di ekosistem laut. Tuna, ikan todak, dan hiu hanyalah beberapa contoh. Ikan ini seringkali lebih tinggi kandungan merkurinya dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Salmon, tuna, mackerel, ikan teri, udang, dan bentuk makanan laut lainnya yang kecil dan memiliki kandungan merkuri rendah harus dicerna hanya sekitar dua kali seminggu, menurut CDC’s Mercury Action Network.

4. Produk susu

Beberapa bayi alergi terhadap susu sapi, dan yang lainnya tidak. Gejala gangguan tersebut antara lain kembung, gatal atau ruam, muntah, diare, bahkan sembelit pada bayi yang ibunya mengonsumsi susu sapi.

Untuk menentukan apakah anak Anda tidak toleran laktosa atau sensitif terhadap susu sapi, hindari memberinya susu sapi atau makanan yang mengandung susu untuk waktu yang lama. Kemudian Anda dapat menonton untuk melihat bagaimana bayi bereaksi.

Disarankan agar Anda mengambil sumber makanan alternatif yang tinggi vitamin D dan kalsium daripada minum susu.

5. Kafein adalah stimulan.

Kafein dapat ditemukan dalam berbagai minuman, termasuk kopi, teh, dan minuman ringan. Ada kemungkinan kafein yang dikonsumsi ibu menyusui akan berpindah ke dalam ASI, sehingga menyebabkan bayi sulit tidur atau tetap tertidur.

Terlepas dari kenyataan bahwa tidak ada bukti konklusif bahwa kafein dapat menyebabkan masalah, beberapa ibu percaya bahwa konsumsi kafein dikaitkan dengan gejala kolik atau kantuk pada anak-anak mereka.

Obat herbal adalah nomor enam.

Obat herbal, serta obat resep, harus didiskusikan dengan dokter sebelum dikonsumsi oleh ibu menyusui. Hingga saat ini, keamanan beberapa pengobatan herbal, serta kemungkinan efek sampingnya, dipertanyakan.

Perhatikan baik-baik pantangan bagi wanita menyusui yang tercantum di atas untuk memfasilitasi pengalaman menyusui yang lancar dan efektif. Jika Anda mengalami masalah menyusui, Anda harus mencari bimbingan dari dokter atau konselor laktasi Anda.

 

 

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published.