Gejala Kucing Peliharaan yang Sakit

0 Comments

Tanda-tanda Kucing Peliharaan Sakit Yang Perlu Pergi ke Dokter Hewan

Ciri Kucing Sakit & Cara Mengobati Kucing Demam“Kucing peliharaan yang sakit harus dibawa ke dokter hewan sesegera mungkin untuk perawatan medis. Tanda-tanda kucing sakit mungkin termasuk kesulitan bernapas, lemah dan lesu, serta nafsu makan berkurang.

Ketika kucing peliharaan menjadi sakit, mungkin perlu mencari bantuan medis sesegera mungkin untuk mencegah penyakitnya memburuk. Biasanya, akan ada berbagai gejala yang mungkin berfungsi sebagai indikasi peringatan dini dan harus dipantau secara ketat. Semakin cepat dibawa ke dokter hewan, semakin besar kemungkinan untuk menghindari gejala dan konsekuensi serius dari penyakit yang mungkin berkembang.

Kucing sering dianggap sebagai hewan peliharaan yang lucu, ceria, dan suka bermain. Itulah salah satu alasan mengapa hewan berbulu halus ini dianggap sebagai salah satu hewan peliharaan paling populer. Ada kemungkinan bahwa perilaku dan aktivitas hewan ini dapat berubah akibat kucing peliharaan yang sakit. Jadi, kapan sebaiknya Anda membawanya ke dokter hewan?

Perhatikan tanda-tanda kucing peliharaan yang sakit ini.
Ketika kucing peliharaan menjadi sakit, perlu untuk mendapatkan perhatian medis dari dokter hewan. Oleh karena itu, penting untuk selalu mengevaluasi kesehatan kucing secara keseluruhan serta tanda-tanda penyakit yang mungkin muncul. Ada sejumlah perubahan yang mungkin menandakan bahwa kucing peliharaan Anda sedang tidak sehat dan harus segera dibawa ke klinik dokter hewan, di antaranya sebagai berikut:

Gangguan pada sistem pernapasan
Perubahan cara kucing peliharaan Anda bernafas adalah salah satu indikasi paling penting yang harus diperhatikan. Kesulitan bernapas pada hewan peliharaan ini mungkin merupakan indikasi masalah jantung atau paru-paru yang menyebabkan kadar oksigen rendah dalam darah. Jika Anda melihat salah satu dari tanda-tanda berikut pada kucing Anda, segera bawa dia ke dokter hewan:

Bernapaslah melalui mulut Anda, tetapi tetap buka.
Ketika Anda bernapas terlalu cepat atau terlalu lambat,
Bernafas menjadi sulit dan pendek.
Saat bernafas, Anda mungkin mengalami mengi, batuk, atau muntah.
Gejala-gejala yang tercantum di atas mungkin merupakan indikasi peringatan yang berbahaya. Jika Anda ragu, Anda harus mencari pertolongan pertama dengan menghubungi dokter hewan. Gunakan fitur khusus untuk mengomunikasikan gejala yang dialami hewan peliharaan Anda melalui Panggilan Video/Suara atau Obrolan dengan dokter hewan. Manfaatkan segera aplikasi mobile dengan mengunduhnya dari App Store atau Google Play!

Lemah dan lesu dalam penampilan
Gerakan aneh pada kucing Anda, serta mengantuk dan lesu dan bersembunyi untuk waktu yang lama, mungkin menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah dengannya. Jika hewan peliharaan Anda tidak merespons rangsangan dan tampaknya lelah sepanjang waktu, ini adalah tanda bahaya lain yang harus diwaspadai.

Kelesuan nafsu makan
Hilangnya nafsu makan juga bisa menjadi gejala hewan peliharaan yang sakit, terutama jika kucing sebelumnya memiliki keinginan yang rakus untuk makan. Selain itu, warna mata dan mulut kucing akan tampak kuning muda. Jika ini terjadi, Anda harus membawa hewan tersebut ke fasilitas dokter hewan setempat sesegera mungkin.

Infeksi saluran kemih
Penting juga untuk mengawasi masalah kencing dan buang air besar. Penyakit ini berpotensi menjadi gejala dari masalah kesehatan yang lebih parah dan mengancam jiwa yang memerlukan perhatian medis cepat. Berhati-hatilah jika kucing Anda menunjukkan gejala seperti mengejan dan tidak nyaman saat buang air kecil, jarang atau tidak pernah buang air kecil, dan muntah serta diare yang berlangsung lama. Penyakit ini harus segera diatasi karena berpotensi menyebabkan dehidrasi, yaitu kekurangan cairan dalam tubuh.

Tindakan Pertolongan Pertama Yang Dapat Dilakukan
Menemukan kucing peliharaan yang sakit mungkin merupakan pengalaman menakutkan yang dapat membuat Anda merasa patah hati. Namun, Anda harus menghindari terlalu khawatir. Sebaliknya, langkah pertama adalah menjaga ketenangan Anda dan menghubungi ahlinya. Selain itu, berhati-hatilah agar kucing tetap hangat setiap saat dan hindari bergerak terlalu banyak.

Perhatikan baik-baik setiap perubahan yang ditunjukkan kucing, dan catat jika perlu. Ini akan berguna bagi dokter hewan selama pemeriksaan dan perawatan kucing peliharaan yang sakit di kemudian hari.

 

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published.