Cara Menangani Pelecehan di Tempat Kerja

0 Comments

Mengalami Pelecehan di Tempat Kerja Anda? Tercantum Di Bawah Ini Adalah Beberapa Saran untuk Mengatasinya

Bahkan sekarang, pelecehan di tempat kerja terus menjadi hal yang biasa terjadi. Hal yang Harus Dilakukan Ketika Mengalami Pelecehan Seksual Halaman all -  Kompas.comTidak jarang para korban yang berada dalam skenario ini merasa tidak berdaya dan tidak yakin apa yang harus dilakukan selanjutnya. Jika Anda pernah menjadi korban pelecehan di tempat kerja, baca terus untuk mengetahui cara menanganinya secara produktif.

Pelecehan di tempat kerja didefinisikan sebagai pola serangan yang sering dan tidak proporsional terhadap seorang pekerja dengan maksud untuk mempermalukan, menakut-nakuti, atau memanipulasi karyawan tersebut.

Mengalami Pelecehan di Tempat Kerja Anda? Tercantum Di Bawah Ini Adalah Beberapa Saran untuk Mengatasinya

Diskriminasi ras, gender, budaya, usia, dan agama adalah semua bentuk pelecehan yang dapat terjadi di tempat kerja. Pelecehan seksual juga merajalela.

Secara umum, ada tiga jenis pelecehan: pelecehan verbal, pelecehan nonverbal atau visual, dan pelecehan fisik. Selain ejekan dan lelucon, pelecehan verbal dapat mencakup penyebaran rumor dan penyebaran informasi palsu. Sedangkan pelecehan seksual, sentuhan, pelukan, atau ciuman tanpa persetujuan adalah semua jenis kekerasan fisik yang bisa terjadi.

Pelecehan nonverbal atau visual di kantor, berbeda dengan pelecehan verbal dan fisik, dapat berupa tatapan penuh nafsu, mengirimkan film atau foto yang mengandung aspek SARA, membuat komentar yang tidak pantas di media sosial, atau catcalling, antara lain.

Pelecehan di Tempat Kerja Berdampak Negatif
Pelecehan di tempat kerja dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental korban. Beberapa gejala emosional dan fisik yang dialami oleh mereka yang mengalami pelecehan di tempat kerja termasuk harga diri yang rendah; ketakutan; kelelahan; keputusasan; kesalahan; dan gejala fisik tertentu seperti nyeri otot; palpitasi; dan masalah tidur.

Selain itu, ini dapat berdampak pada kinerja korban secara keseluruhan. Ada risiko semangat rendah, kesulitan konsentrasi, penurunan produksi, dan kelelahan bagi mereka. Hal ini dapat berdampak negatif pada bottom line perusahaan.

Jika kekerasan berlanjut dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan korban menjadi trauma, menarik diri dari situasi sosial, konflik dengan anggota keluarga, dan berisiko mengalami penyakit mental seperti gangguan kecemasan dan depresi.

Tips Mengatasi Pelecehan di Tempat Kerja Anda
Jika Anda adalah korban pelecehan di tempat kerja, Anda harus menerapkan strategi berikut untuk mengatasinya, ya:

1. Jelaskan jika Anda memiliki reservasi.
Ketika Anda menjadi korban, sangat sulit untuk mengungkapkan perasaan Anda. Namun, Anda harus memiliki keberanian untuk mengungkapkan ketidakpuasan Anda terhadap situasi tersebut. Ini dilakukan untuk memberi tahu mereka bahwa Anda tidak suka diperlakukan dengan cara ini dan tindakan mereka sudah terlalu jauh menurut Anda.

2. Berinteraksi dengan individu lain
Tidak ada salahnya berbagi pengalaman terkait pekerjaan Anda dengan orang lain. Anda dapat mengekspresikan emosi Anda kepada orang yang Anda percayai, seperti rekan kerja atau manajer kantor, anggota keluarga, dan pasangan romantis.

Berbagi pengalaman Anda dengan orang lain akan membantu Anda merasa lega dan tidak sendirian dalam perjuangan Anda dengan masalah ini. Mereka juga dapat memberi Anda bantuan dan bimbingan.

3. Beri tahu pihak berwenang tentang penyalahgunaan yang telah terjadi.
Membuat catatan tertulis tentang pelecehan yang Anda alami adalah langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Buatlah daftar terperinci dari semua nama orang-orang yang telah bersikap kasar kepada Anda, serta sikap mereka terhadap Anda. Kemudian Anda harus melaporkannya ke atasan Anda atau ke departemen yang bertanggung jawab untuk menangani masalah karyawan.

Anda akan terhindar dari pembalasan secara langsung sebagai akibat dari hal ini. Penuntutan pidana atas pelecehan harus dilakukan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

4. Jangan menyalahkan diri sendiri.
Para korban pelecehan seringkali menganggap diri mereka bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi. Anda tidak bisa terus bersikap seperti ini, oke? Lagi pula, menyalahkan diri sendiri hanya akan memperburuk situasi. Bukan salah Anda bahwa apa yang terjadi pada Anda terjadi. Pelaku adalah satu-satunya yang dapat dimintai pertanggungjawaban atas tindakan ini.

Kamu berhak menangis dan marah sampai kamu merasa nyaman. Cobalah untuk memasukkan meditasi, yoga, atau aktivitas penghilang stres lainnya ke dalam rutinitas Anda. Ini akan membantu Anda merasa lebih baik secara keseluruhan.

Tidak sesederhana kelihatannya untuk menerapkan metode-metode di atas. Namun, Anda dapat mengatasi masalah ini secara efektif dan menghindari berbagai masalah kesehatan mental utama jika Anda memiliki keinginan yang kuat untuk melakukannya.

Keberanian Anda dalam berbicara menentang pelecehan di tempat kerja akan sangat bermanfaat bagi rekan kerja lain yang mengalami perlakuan yang sama. Singkatnya, pertahankan sikap positif Anda dan hindari rasa takut.

Bagi mereka yang telah dilecehkan di tempat kerja dan yang menjadi kesal dan frustrasi sampai-sampai mereka berpikir untuk bunuh diri, mereka harus segera mendapatkan bantuan dari psikolog atau psikiater.

 

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published.